SEKILAS INFO

      » Penerimaan Penghargaan Perpustakaan Tingkat Desa 2017       » Gerak Jalan Tingkat Kecamatan 2017       » Pemantauan Realisasi PBB Tahun 2017       » Penutupan KKN IAI Diponegoro Nganjuk 2017       » Sawahan Carnival 2017       » Kunjungan BPBD Jawa Timur 2017       » Kunjungan BAPEMAS Provinsi Jawa Timur 2017       » Pemaparan Program PerpuSeru 2017       »       »
Thursday, 14 September 2017 - 11:39:34 am

Pertemuan Stake Holder Meeting Replikasi Perpuseru 2017

Diposting oleh :
Kategori: Fasilitas Info Desa - Dibaca:

0

kali

Kebonagung 14 September 2017. Pertemuan Stake Holder Meeting(SHM) ini adalah Kegiatan lanjutan setelah Peer Learning Meeting (PLM) antar Fasilitator Perpustakaan Desa yang sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 September 2017 di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini adalah pertemuan antara dinas terkait yang di Fasilitasi oleh Fasilitator Perpustakaan Kabupaten bertemu dengan Fasilitator  Perpustakaan Desa penerima program Perpuseru dari Coca – Cola Foundations dan Bill and Melinda Foundations di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan daerah Kabupaten Nganjuk pada tanggal 12 September 2017 Pukul 08.30 sampai 12.25 WIB. Dinas yang menghadiri Kegiatan ini adalah dari Dinas Indakopten : diwakili oleh Ibu Nawang, dari Dinas PMD : diwakili oleh Pak Didik dan Dinas Pariwisata oleh Ibu Erni

Sambutan pertama di sampaikan oleh bapak Dr. Bambang Hariyono selaku Kepala Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk. Dalam Sambutanya beliau mengutarakan bahwa setiap kegiatan perpus harus ada sokongan atau dukungan dari segala lini baik dari pemerintahan dan masyarakatnya agar perpustakaan dapat berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat. Sesi kedua dilanjutkan oleh Kepala Bagian Perpustakaan Ibu Dra. Iit Herlyana, MM. Dalam sambutannya beliau mengutarakan harapan untuk pertemuan ini akan membawa dampak positif dan bisa sesuai tujuan yang telah direncanakan oleh masing – masing Perpustakaan Desa.  Sambutan Selanjutnya disampaikan oleh Bapak Zahid Fasilitator yang merupakan perwakilan dari Coca – Cola Foundations. Dalam sambutanya beliau menuturkan bahwa Program Coca – Cola Fundations ini merupakan pancingan atau stimulan untuk  memberdayakan perpustakaan lebih dari sebelumnya dan akhirnya nilai tambah dari perpustakaan itu ada, serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menunjang kesejahteraannya.

Kemudian setelah sambutan berakhir acara dilanjutkan dengan diskusi bersama tentang Impact atau dampak positif  setelah adanya bantuan program Coca – Cola Foundations serta dukungan apa saja yang dapat diberikan oleh dinas terkait untuk memajukan Program Perpuseru ini. Setiap Desa / Kelurahan yang menerima program ini memaparkan dampak setelah diberikan penambahan Komputer adalah meningkatnya pengunjung terutama dari Siswa Sekolah yang ada di sekitar Perpustakaan Desa. kekurangan yang ada disetiap Desa adalah dukungan Internet yang kurang memadahi dan sarana prasarana yang belum lengkap, juga mendukung pengelolaan Pariwisata di Desa,  pengunjung dari Ibu – Ibu kurang walau sudah ada sosialisasi, pendanaan untuk pengelolaan Perpustakaan belum dianggarkan, pemasaran dan pengemasan produk UKM yang ada di Desa, serta dukungan dana atau modal dari pihak terkait yang dapat memberikan permodalan.

Permasalahan – permasalahan tersebut kemudian dijawab oleh dinas terkait dengan merinci hal – hal yang perlu diperhatikan pengelola Perpustakaan Desa. Untuk masalah Pemasaran dan Pengemasan perwakilan Dinas Indakoptaben memberikan ulasan bahwa Dinas dapat membantu dalam pemasaran karena pada setiap event dinas selalu mengambil produk – produk unggulan yang ada di setiap desa dan apabila memerlukan pelatihan untuk kemajuan UKM maka dinas Indakop menyarakan untuk mengirimkan surat permohonan yang ditujukan ke Dinas Indakoptaben ke Kecamatan dan nanti dari kecamatan dapat mengirimkan ke Dinas Indakoptaben. Setelah itu surat akan di proses sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Untuk dari Dinas PMD masalah tentang dana desa dipersilahkan digunakan untuk membiayai kegiatan perpustakaan akan tetapi silahkan nanti diusulkan lewat musrembangdes terlebih dahulu, karena dana ADD (Anggaran Dana Desa) selain untuk Infrastruktur juga untuk pemberdayaan masyarakat salah satunya adalah untuk pengelolaan perpustakaan. Hal ini juga untuk mendukung Keputusan Menteri  Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No 3 Tahun 2001 tentang Perpustakaan Desa / Kelurahan serta diperkuat dengan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia Republik Indonesia No 6 tahun 2017 tentang Standart Nasional Perpustakaan Desa / Kelurahan.

Kemudian tanggapan dari Dinas pariwisata adalah sebagai berikut jika sebuah Desa akan membuka pariwisata silahkan ajukan surat permohonan untuk pembukaan atau peresmian pariwisata tersebut dan apabila lahan yang digunakan untuk lokasi pariwisata menyangkut dinas lain maka nanti kita dapat duduk bersama untuk memecahkan permasalahan tersebut. “Ujar perwakilan dinas Pariwisata”. Untuk Fasilitas Internet yang kurang memadahi dari Coca Cola foundations menyarakan untuk mencari Provider yang cocok dengan daerahnya karena provider setiap daerah itu kapasitasnya tidak sama.

Sedangkan untuk pengunjung yang hanya anak – anak Sekolah maka disarankan untuk bekerja sama dengan BKKBN agar pengunjung nanti bukan hanya Anak – anak akan tetapi juga Ibu – Ibu disekitar Perpustakaan ” Tambahan dari Bapak Zahid”. Walau perwakilan Bank yang di tunjuk tidak hadir, ada komitmen jelas dan mau membantu untuk program perpustakaan. untuk masalah pendanaan dan penambahan modal pihak Bank Jatim siap untuk memberikan CSRnya dengan catatan kegiatan perpustakaan ini telah berjalan dan benar – benar memberikan dampak yang signifikan kepada Pelaku Usaha. ” Ujar Ibu Iit sewaktu sesi tanya jawab”. Setelah sesi demi sesi di laksanakan maka kegiatan disimpulkan bahwa untuk  memanjukan perpustakaan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak terutama dinas terkait dan harus ada koordinasi jelas agar fungsi dan tugas masing – masing dinas jelas.  Kegiatan ini di tutup dengan doa dan Ramah tamah untuk mengakrabkan setiap tamu undangan yang hadir.

Suasana Diskusi di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Nganjuk

 

Fasilitasi oleh Fasilitator Perpustakaan Kabupaten saat Diskusi bersama dengan pemangku kepentingan atau kebijakan

Share This :